Apakah Kamu Selalu Merasa Minder dan Tidak Berguna? Ilustrasi Sederhana Ini Justru Berhasil Mengubah Cara Pikir Jutaan Orang di Dunia

Setiap orang memiliki sisi lemah dan kurangnya. Namun, hal itu bukanlah sesuatu yang harus dibenci dan dipersalahkan. Kamu tak adil jika lebih besar dalam melihat kekuranganmu. Kurang dalam satu hal masihlah beruntung jika melihat bahwa setiap dirimu memiliki lebih dalam banyak hal.

Di balik kekurangan pun, ternyata bisa menjadikan keberuntungan bagi sesama makhluk. Setiap takdir-Nya pasti punya hikmah.

Komik berikut ini mengangkat hal tersebut di atas. Bercerita tentang dua buah botol air milik seorang petani yang salah satunya punya cacat lubang bagian bawah. Sang botol yang sempurna menghina dan merendahkan si botol berlubang.

Sponsored Ad

Singkat cerita, yang terjadi kemudian adalah tetumbuhan di sepanjang jalan desa dari sumber air menuju lahan pertanian yang mereka lalui menjadi subur-subur. Hal ini merupakan hikmah di balik cacat yang dimiliki si botol air tadi.

Bagaimana cerita selengkapnya, kamu bisa lihat melalui komik ini. brilio.net kutip dari Fanspage Inspirasi Bunda Mendidik Anak.

Pada suatu hari, ada seorang petani yang membawa 2 botol air. Tetapi sayangnya, pada bagian bawah salah satu botol itu terdapat sebuah lubang.

Sponsored Ad

Sang petani mengisi botol-botol tersebut dengan air untuk dibawa ke desanya.

Sponsored Ad

Tetapi air di dalam botol yang berlubang itu terus menerus tumpah, membuatnya merasa tidak berguna.

Sponsored Ad

Botol yang tidak bercacat pun menyombongkan dirinya dan menghina botol berlubang setiap kali ia menumpahkan air.

Sponsored Ad

Karena selalu dihina dan diejek, botol berlubang itu merasa tak tahan lagi dan meminta sang petani untuk membuangnya.

Sponsored Ad

Petani itu hanya tersenyum dan berkata, “Apakah kamu memperhatikan jalanan di desa kita akhir-akhir ini?”

Sponsored Ad

Mereka berdua pergi ke jalanan desa dan melihat banyak bunga yang indah. “Kamu lihat itu? Air yang kamu tumpahkan selama ini, sudah menumbuhkan bunga-bunga itu.”


Sumber : Brilio

Kamu Mungkin Suka