Remaja Cuek Ini Diminta Carikan Kakeknya yang Tak Pulang Dari Pagi. Namun Setelah Ditemukan dan Pulang “Hal Sedih” Ini yang Ia Lihat di Dalam Mobil Sang Kakek!

Dalam hidup kenangan adalah suatu yang akan memgingatka kita pada kejadian yang telah berlalu. Bagi kebanyakan orang kenangan manislah yang senantiasa diingat dalam waktu yang menentu. Tentunya setiap orang memiliki kenangan yang berbeda, namun kadang orang terdekatpun tidak menyadari ada sebuah kenangan yang sebenarnya menyedihkan pada keluarga terdekat kita yang tidak pernah mereka tampilkan. Seperti sebuah film pendek ini. Yuk simak seperti apa kisahnya:

Sponsored Ad

“Beberapa hari lagi adalah hari raya, itu tandanya kami sekeluarga harus tinggal di rumah kakak nenek. Bagiku ini adalah hal yang membosankan, jauh dengan teman-teman belum lagi daerah tempat tinggal kakek yang serba jauh dari kota.

Sponsored Ad

Seperti biasa ini akan menjadi hari-hari yang membosankan. Namanya juga anak muda yang sedang asyiknya dengan teknologi. Mama dan papa bilang kalau aku kerjanya cuma main handphone aja! Padahal kan aku lagi ngobrol juga sama temen-temen. Pagi itu saat kedua adikku sedang bantu mama membuat kue dan mama bertanya-tanya dimana kakek. Ayah yang menjawab kakek keluar sebentar tidak mama hiraukan. Kata mama, kakek dari tadi perginya tapi ia belum pulang. Makanya ia khawatir. Ada suara klakson mobil, mama kira itu kakaek eh ternyata Tante Zara, om dan anaknya.

Sponsored Ad

Aku yang sedang asik dengan handphoneku kemudian ditegur mama ‘Man kamu ini dari sampai semalam asyik main handphone aja! Cepet pergi sana cari kakek!’ aku yang malas terpaksa harus mencarinya. Kemana sih kakek pergi! Nyusahin aja. Aku berusaha untuk mencari dengan bertanya pada orang-orang di sekitar rumah kakek.”

Sponsored Ad

Disisi lain…

“Aku adalah seorang kakek yang tak pernah kesepian. Kamu bisa lihat hari ini? Kakek sedang berdua bersama istriku. Tapi sepertinya kakek tersesat. Istriku berkata jika kami tersesat, ia juga mengomeliku katanya selama tak ada dia aku jadi orang yang sering tak tau jalan. Bukan begitu masalahnya di daerah ini terlalu banyak pembangunan, jalan baru, bangunan baru, kakek kan jadi lupa!

Sponsored Ad

Tapi ada satu hal yang berubah, yaitu wajah istriku yang masih manis seperti dulu kala. Aku sering berbagi cerita dengan istriku, siang itu aku bawa istriku ke tempat dulu aku dan dia kencan. Pinggir danau yang sejuk dan banyak pohon. Ku keluarkan sebuah buku saku kecil. Istriku kaget dan berkata kenapa aku masih menyimpannya. Jawabannya? Ya tentu aku masih menyimpannya karena dalam buku ini istriku pertama kali menulis dirinya mencintaiku. Karena hari makin sore maka aku dan istriku memutuskan untuk pulang. Diperjalanan aku bertemu dengan Pak Tiong, teman lama. Aku menyapanya sebentar dan mengatakan jika nanti hari raya datanglah ke rumahku.

Sponsored Ad

Setelah aku masuk kembali ke mobil, ku ceritakan pada istriku jika Pak Tiong cucunya sudah besar. Ku ingat dengan anak-anak Johan, dan ku ceritakan jika Min mendapatkan rangking 1 di sekolah, Ali banyak main jadi dia tidak dapat rangking, sedangkan Man sedang asyik dengan telepon selularnya tak renggang salam. Ketika aku mau pulang, ada seseorang yang mengetuk pintu mobil ternyata dia adalah…”

Sponsored Ad

“Akhirnya aku menemukan kakek setelah hampir seharian mencarinya, mobilnya terparkir di sebuah sudut jalan. Ku ketuk pintunya dan kakek malah bertanya apa yangs edang aku lakukan. Tentu mencarinya, namun kakek mengatakan jika dia hanya cari angin dan ia hanya ingin membawa mobil ini karena jika membawa mobil ini maka kenangan manis dengan sang istri akan muncul. Aku menawarkan padanya untuk lain kali aku saja yang setirkan mobl untuknya.

Sponsored Ad

Sesampainya di rumah, aku turun dari mobil dan melihat sesuatu yang membuatku sedih. Yaitu kakek menoleh ke tempat duduk sebelahnya padahal tidak ada siapa-siapa. Kakek juga berkata sambil melihat sebuah foto ‘kamu jaga diri baik-baik ya’. Foto yang kekek pegang adalah foto dirinya bersama nenek. Nenekku sudah lama meninggalkan dunia ini…mungkin kakek hanya rindu pada nenek….”


Sumber: Youtube

Kamu Mungkin Suka